Liputan pertama wisata kuliner saya :D

Pertama-tama ‘sejarah penemuan’nya dulu… Gue nemu restoran ini sebenernya udah dari 2 bulan-an yang lalu. Waktu itu janjian mau ketemu sama temen tapi pake acara salah naik bis :| Gue kira bisnya bakal ngelewatin spot kami janjian, eeh ternyata bisnya ngelewatin belokan lain. Jadilah gue mesti jalan kaki rada jauh ke tempat tujuan. Nah pas jalan kaki itu, ga sengaja gue baca tempelan di salah satu restoran kecil:

Sushi Buffet
Lunch: 9,000 won
Dinner: 10,000 won
Weekend: 11,000 won

Murah amat!! (untuk ukuran restoran buffet dsini maksudnya :mrgreen: ) Kalo di Indonesia katanya harga segitu udah bisa makan di poke sushi ya?? *sirik mode on* Saking murahnya jadi mencurigakan :? Tapi berhubung cinta gue terhadap sushi begitu besar dan tak pernah padam, semencurigakan-mencurigakannya ya teuteup mesti dicoba dong ah.

Karna berbagai alasan seperti: susah amat nyari orang Indonesia yang doyan sushi juga (Med, De coba lo pada disini!!); garing amat kalo makan buffet sendirian; giliran ada temen yang doyan, dia skeptik benerr pada alirannya “Mana ada sushi murah enak!!”.. harapan gue udah hampir pupus buat nyobain ni restoran. Sampe akhirnya bertemulah dengan si Muna yang oke2 aja diajakin makan ginian :mrgreen: Jadilah kita pergi ksana untuk lunch weekend kemaren (setelah puasa dari pagi pastinya, wehehe).

Begitu masuk, ternyata emang tempat dan makanannya ga bisa dibandingin sama restoran-restoran buffet kondang di negara ini(yah pantes aja ni restoran juga ga kondang). Mungkin emang karna letaknya yang deket sama kampus (Yonsei University dan Ewha University), jadi sasaran konsumennya mahasiswa dan harganya murah. Otomatess untuk ukuran restoran buffet, menunya sederhana dan kualitas makanannya.. yah so-so ajalah. Pilihannya juga dikit.

Sushinya terkesan rada peyot dan ga segar lagi. Paling mending salmon sama unaginya. Ada roll sushi juga, pastinya ga nendang juga. Saladnya juga standarr. Ada tempura(-tempuraan) yang lebih mirip kayak gorengan ibu-ibu di pinggir jalan Korea (liputan gorengan kaki limanya nyusul yaa^_^). Ada appetizer(-appetizeran) juga: udong, sup-supan, sama bubur lobak kuning. Dessertnya cuma ada jeruk sama tomat*. Buat yang nyari kuantitas daripada kualitas, restoran ini worth to try. Tapi buat yang nyari kualitas, you should consider other places :)

* Sedikit tentang salah satu fakta menarik di Korea.

Sebelumnya pengen tanya dulu nih..
Sodara-sodarah kalo di negara tempat tinggal sekarang, mau beli tomat perginya kemana? Toko sayurkah? Toko buahkah?

Setau saya, di Indonesia kita beli tomat di toko/tukang sayur, atau kalo di supermarket kita cari di bagian sayur-sayuran kan ya. Kalo di Korea, pergi ke tempat sayur mah ga bakal nemu tomat. Kalo mau nyari tomat mesti ke bagian/toko buah-buahan :D
Ini yang beda sendiri Indonesianya apa Koreanya ya? Kalo di Turki (tau dari temen Turki gue), dsana tomat masuknya ke golongan sayur-sayuran. Gimana kalo di negara lain? Qonit? Afif? Atau yang lain?

RATING
Makanan: 6/10
Tempat: 7/10
Pelayanan: 6/10 (namanya juga buffet murah, jadi ya self-service lebih diandalkan)
Harga: 8/10 (based on kuantitas yang bisa dinikmati)

DIRECTION
Naik subway: Turun di Sinchon subway station, keluar dari pintu 3. Jalan lurus sampe ketemu perempatan, trus belok kanan. Kalo ketemu ngeliat Outback (jangan nyebrang ke sisi Outbacknya), belok kanan. Jalan dikit, nanti restorannya ada di kanan.
Naik bis: (sori, nomernya bisnya silakan dicari sendiri :mrgreen: ) Turun di depan Sinchon Train Station (Ingat! stasiun kereta yang ada Milgiorenya, BUKAN stasiun subway). Jalan ke arah Outback (di sisi sebrangnya stasiun), nanti restorannya ada di kiri.
Attention! Restorannya agak-agak seuprit, hati-hati jangan sampe kelewatan ;)


(Thanks to NAVER)