4 Metode Taksir Harga Rumah Bekas Agar Tidak Tertipu Penjual

Memiliki budget yang rendah untuk beli rumah merupakan salah satu kesulitan tersendiri. Kamu diharuskan memilih rumah bekas sebagai salah satu pilihan rumah yang paling tepat. Harganya yang terbilang cukup rendah akan membuat kamu sedikit menghemat pengeluaran. Tidak sedikit perumahan yang jual rumah bekas karena penghuninya yang sudah tidak lagi menempati rumah tersebut dengan alasan tertentu. Kamu harus jeli mempertimbangkan berbagai macam hal untuk memilih dan menentukan rumah bekas yang akan kamu beli.

Yang paling penting ialah lokasi dan kondisi bangunan rumah bekas yang akan kamu tempati. Pilihlah rumah bekas yang memiliki lokasi dan akses yang cukup memudahkan seperti fasilitas transportasi atau angkutan umum yang mudah untuk didapatkan, fasilitas supermarket, rumah makan, sekolah, mesin ATM dan fasilitas umum lainnya.

Pastikan untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan secara menyeluruh. Jangan lupa untuk mnaksir harga rumah bekas karena bisa jadi penjual bertindak curang dengan memberikan nilai jual yang cukup tinggi padahal di kawasan tersebut nilai jual rumah bekas cukup rendah. Penaksiran harga rumah bekas ini bisa kamu lakukan dengan melakukan beberapa metode yang bebeda. Apa saja metode yang dapat kamu lakukan dan bagaimana cara menggunakannya?  Berikut penjelasan lengkapnya.

Perbandingan Harga Pasar
Poin penting dalam metode yang pertama ini cukup sederhana. Disini kamu hanya cukup melihat sebuah rumah yang memiliki tipe hampir mirip dengan rumah tersebut dan berada di kawasan yang sama dan bertanya harga jualnya. Bila perlu tanyakan pada tak hanya satu rumah namun ke beberapa perumahan untuk dijadikan sebagai referensi agar mendapatkan harga akurat. Dalam metode pertama ini diperlukan usaha yang cukup keras untuk melakukan survey dan berkeliling di kawasan rumah yang kamu incar.

Menghitung berdasarkan NJOP Rumah
Metode yang kedua ini termasuk metode yang jarang dilakukan, namun baik juga untuk diketahui. NJOP ini merupakan singkatan dari Nilai Jual Objek Pajak. NJOP ini ditetapkan oleh pemerintah, pada dasarnya NJOP merupakan harga rata – rata uang diperoleh dari sebuah transaksi jual beli yang terjadi secara wajar. Biasanya dari NJOP akan diperoleh seberapa besar luas rumah bekas dan tanah yang akan kamu incar berikut dengan harga jual per meternya. Namun yang cukup memberatkan disini ialah nilai kisaran harganya yang dicantumkan sering kali berada di bawah harga pasaran. Hal inilah yang menyebabkan metode kedua ini jarang digunakan untuk menaksir harga murah.

Metode Nilai Pasar
Metode ini merupakan metode yang sering digunakan oleh para penaksir untuk menghitung dan menaksir harga jual rumah bekas. Rumusnya ialah :
Nilai Pasar = Harga Tanah + Nilai Sarana Dan Bangunan
Ini merupakan metode yang paling umum digunakan, maka kamu akan dapat dengan mudah melakukannnya dendiri dalam jangka waktu yang tidak lama. Langkah awal yang harus kamu lakukan ialah dengan memetakan terlebih dahulu apa saja komponen rumah tersebut seperti luas bangunan, luas tanah, kualitas bangunan, lokasi rumah hingga bahan lantai. Perbedaa pasa satu komponen saja dapat menyebabkan perbedaan nilai yang lumayan tinggi.

Untuk mendapatkan nilai jual tanah kamu bisa melihat harga pasaran tanag di kawasan rumah bekas. Tanya langsung kepada orang – orang di sekitar rumah atau tetangga. Kemudian kalikan nilainya dengan luas tanah yang ada.

Untuk mendapatkan nilai harga bangunan rumah bekas, kamu bisa bertanya langsung kepada pihak pengelola atau kontraktor perumahan untuk hasil yang lebih akurat. Jika kamu sudah menemukan keduanya kamu bisa langsung menemukan nilai kisaran harga jual rumah bekas yang kamu incar. Namun jika terdapat komponen lain di dalam rumah seperti perabotan dan furniture kamu juga harus melakukan penghitungan untuk ini juga. Yang paling rumit dalam metode ini ialah pada tahapan menghitung perkiraan material rumah.

Bantuan Appraisal
Ini merupakan metode terakhir yang bisa kamu lakukan untuk menaksir harga rumah bekas yang akan kamu beli. Kamu bisa menggunaka bantuan professional yang sudah ahli dalam bidangnya. Tentunya untuk metode yang satu ini kita perlu mengeluarkan uang untuk membayar jasanya sekitar 300 ribu hingga 500 ribu rupiah.

Nah itu dia metode – metode yang biasa dilakukan untuk menghitung dan menaksir harga jual rumah bekas yang akan kamu beli. Akan lebih mudah jika kamu menggunakan jasa professional dari perumahan tertentu atau dari yang kamu tunjuk untuk mempermudah dan mempercepat prosesnya. Namun jika kamu tidak inginmengeluarkan lagi uang kamu bisa melakukan tiga cara yang pertama diatas.
Share on Google Plus

About New Hiver

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

IBX58B4804316A33