Seluk-beluk Hukum Qurban dalam Islam yang Harus Anda Tahu

07.36
Hewan kurban merupakan jewan yang nantinya akan disembelih saat memasuki masa idul adha. Masa penyembelihan hewan tersebut ialah shalat idul adha hingga hari sebelum matahari tenggelam. Sehingga kita harus memperhatikan lebih dulu mengenai waktunya jika akan menyembelih hewan tersebut, kita tidak boleh menyembelih terlalu dini tetapi tidak boleh menyembelih terlalu lama sehingga tidak diakui sebagai hewan kurban. Hukum qurban dalam Islam mengenai menyembelihnya memiliki beberapa dasar yang dapat dijadikan sebagai rujukan.

Pertama, hukum sunnah untuk menyembelih. Hukum pertama ialah hukum sunnah. Hukum ini diyakini dari Mazhab Al Malikiyah, Asy Syafi’iyah dan Al Hanabilah dimana mereka menyebutkan jika hukum dari menyembelih hewan kurban bukan kewajiban namun sebuah sunnah, sunnah memiliki arti jika dikerjakan akan memperoleh pahala, jika tidak dikerjakan tidak apa-apa, atau tidak memperoleh dosa.
Seluk-beluk Hukum Qurban dalam Islam yang Harus Anda Tahu
Menyembelih Hewan Qurban
Kedua, hukum wajib. Untuk hukum wajib ialah wajib bisa menyerahkan hewan kurban ketika idul adha, sehingga jika tidak menyerahkan hewan kurban untuk dikurbankan seperti kerbau, sapi, dan kambing akan memperoleh dosa, untuk hukum yang satu ini sudah pasti memiliki syarat terutama untuk orang mampu tetapi tidak mau berkurban, ia akan memperoleh dosa.

Terakhir, hukum sunnah menjadi wajib. Hukum ini disebut dengan jumhur yakni bisa menyembelih hewan kurban dengan kondisi khusus, apalagi untuk masyarakat yang sebelumnya sudah bernazar, saat ia ingin memperoleh sesuatu atau hasil, sehingga ia harus memenuhi nazarnya dengan memberi hewan kurban. Hal ini tadinya memiliki hukum sunnah menjadi wajib karena menjadi nazar yang dibuat oleh dirinya sendiri dan tanpa paksaan sama sekali, sehingga jika tidak dipenuhi, ia akan memperoleh dosa karena ingkar serta tidak memenuhi janji yang ia buat sendiri, apalagi jika ia sudah menyebutkan jenis hewan yang telah dikurbankan nantinya.

Selain hukum, ada pula pemilihan hewan kurban yang baik, berikut beberapa tips untuk memilih hewan kurban yang baik, antara lain:
  1. 1) Usia hewan. Hewan yang baik harus mempunyai cukup usia, untuk kambing memiliki usia 12 hingga 18 bulan, dan sapi berusia 22 bulan. Cara yang paling mudah yang dapat dilakukan ialah melihat catatan kelahiran pemilik, Anda juga dapat melihat gigi hewan,
  2. 2) Mempunyai organ tubuh yang sehat. Saat Anda berada di lokasi pembelian, Anda dapat memperhatikan dengan baik seperti apa kondisi dari hewan kurban tersebut, perhatikan kembali mata, anus dan hitung. Ambil hewan yang bersih di bagian mata, kelopak mata yang memiliki warna kuning tidak disarankan di pilih, karena hewan sehat mempunyai kelopak yang berwarna pink,
  3. 3) Tempat pembelian, pilih tempat pembelian yang baik, tidak lembab dan tidak dekat dengan pembuangan sampah, jangan sampai hewan pernah memakan bahan berbahaya disekitarnya.

Macam-macam Hewan Kurban yang Bisa Dipilih

07.50
Hewan kurban adalah hewan yang digunakan untuk dapat berkurban ketika idul adha. Hal tersebut merupakan perintah Allah dimana juga dikisahkan olah nabi Ismail yang akan dikurbankan oleh ayahnya atas perintah Allah dan ketika akan disembelih diganti oleh hewan yang dikurbankan. Hal tersebut menandakan patuh atas perintah Allah dan juga apabila sekarang ini juga menandakan bahwa masyarakat ikhlas untuk menyisihkan hartanya yang digunakan untuk dijalan Allah. Dimana ada beberapa hewan yang bisa dikurbankan dan memang diperintahkan dalam agama. Beberapa pilihan tersebut adalah sebagai berikut ini:
Hewan Kurban Kambing
Hewan Kurban
1. Kambing dan domba
Merupakan hewan pertama yang bisa dipilih oleh masyarakat yang akan berkurban dengan tentunya memilih dengan ajaran dan prinsip memilih hewan yang akan dikurbankan. Pertama adalah dari hewan yang sudah cukup umur untuk dapat dikurbankan dimana untuk kambing dan domba ini juga seperti itu harus memilih kambing dan domba yang mempunyai umur yang cukup untuk dikurbankan. Selain itu juga harus memilih kambing dan domba yang sehat dan tidak cacat sehingga akan bisa dikonsumsi dan dibagikan untuk masyarakat luas pada umumnya ketika idul adha.

2. Sapi
Merupakan hewan selanjutnya yang bisa dikurbankan dengan ukuran yang lebih besar daripada hewan sebelumnya. Hewan ini mempunyai harga dan juga ukuran yang lebih besar daripada hewan kambing dan domba tentunya. Sapi ini mempunyai harga yang bisa dibeli dipasaran dengan harga belasan hingga puluhan juta rupiah. Sehingga untuk mendapatkannya diperlukan dana yang banyak dan apabila mengurbankan hewan sapi ini bisa didaftarkan atas nama 7 orang sehingga satu hewan cukup untuk menjadi hewan yang dikurbankan atas nama satu keluarga bahkan lebih.

3. Kerbau
Merupakan hewan selanjutnya yang juga mempunyai harga yang mahal seperti sapi. Hewan ini merupakan alternatif untuk dikurbankan selain sapi dimana ada beberapa daerah yang tidak mengorbankan sapi dan telah menjadi sapi seperti pada daerah Kudus yang tidak menyembelih sapi. Sehingga kerbau ini dapat digunakan sebagai pengganti yang seperti aturannya kerbau ini juga bisa dikurbankan untuk 7 orang sama seperti sapi dan cocok untuk dikurbankan atas nama keluarga.

4. Unta
Merupakan hewan terakhir yang bisa dikurbankan apabila idul adha. Hewan ini tidak seperti hewan sebelumnya bahkan bisa untuk diatasnamakan 10 orang sehingga merupakan hewan yang paling banyak nama bisa untuk berkurban. Hewan ini sendiri masih asing digunakan untuk berkurban di Indonesia karena memang jarang ditemukan unta. Dimana sebenarnya hewan ini sering digunakan untuk hewan yang dikurbankan di daerah Arab dan sekitarnya yang ada banyak hewan unta yang ada. Untuk memilih unta yang akan dikurbankan juga bisa dipilih dengan baik yaitu yang sehat dan cukup umur.

 
Copyright © ridhatillah.com. Designed by OddThemes Sponsored by www.ulamaku.com