Ciri-ciri Hewan Kurban Yang Sehat

Moment idul adha merupakan moment yang dirindukan oleh setiap muslim di Indonesia atau berbagai negara pada umumnya. Saat itulah kita bisa menikmati daging kurban bersama-sama, merasakan kenikmatan dan keseruan berbagi daging kurban. Bagi orang kaya, mungkin daging sapi sudah tidak asing lagi karena sering membelinya. Tetapi, bagi orang yang tidak mampu, daging sapi menjadi hidangan istimewa di meja makannya.

Berbicara mengenai hewan kurban, tentunya anda harus pintar memilih hewan mana yang layak dan tidak untuk dijadikan hewan kurban. Bukan tanpa sebab, hewan yang sehat merupakan syarat utama ketika hewan itu hendak disembelih. Bahkan pemerintah melalui dinas kesehatan sering mengecek kesehatan hewan kurban yang dijual. 

Ciri-ciri hewan kurban yang sehat bisa terlihat dari fisiknya yang tidak cacat, 1 gigi yang telah berganti sebagai tanda bahwa umurnya lebih dari 2 tahun. Selain itu, hewan kurban yang sehat tidak memiliki penyakit kulit. Ciri yang sangat mudah dikenali ini jangan sampai membuat anda terkecoh dengan hewan kurban yang sakit-sakitan.
Ciri-ciri Hewan Kurban Yang Sehat
Ciri-ciri Hewan Kurban Yang Sehat
Dulu, praktek penipuan hewan kurban marak terjadi, seperti sapi gelonggongan yang dicekoki air hingga perutnya membesar agar terlihat gemuk. Kemudian, ada juga sapi yang sakit kemudian disuntik agar fisiknya terlihat lebih fresh. 

Ciri lain dari hewan kurban adalah kondisi fisiknya lincah, bulunya tidak kusam, kotoran yang dikeluarkan normal, mulut hewan tidak berlendir dan cukup gemuk. Bedakan juga ciri hewan yang kurang sehat diantaranya bermata merah, kurang bertenaga dan tidak lincah. Jika hal tersebut tampak pada seekor hewan kurban, sebaiknya tidak membelinya. Bahkan Pemerintah telah membentuk tim dan telah menerjunkan ke lapangan untuk memeriksa semua hewan kurban. Hal tersebut dilakukan agar hewan yang disembelih benar-benar layak dan aman dikonsumsi.

Pencegahan yang dilakukan Pemerintah dengan menerjunkan tim dalam memeriksa hewan kurban ini berlangsung sejak 2 pekan sebelum dilaksanakannya kurban. Bukan hanya turun ke Pasar, Tempat Penjualan hewan dan sosisalisi kepada masyarakat mengenai ciri-ciri hewan kurban yang sehat. Dengan pencegahan sejak dini, maka anda akan terhindar dari penyebaran penyakit hewan kurban. 

Jadi, jika anda berniat untuk membeli hewan kurban, lakukan pengamatan sejak lama agar semakin yakin memilihnya. Hindari hewan kurban yang kurus agar hewan tersebut memberikan kesan menarik saat hendak disembelih.

Tidak hanya itu, hewan kurban yang diberikan atas dasar keikhlasan agar menambah pahala dan balasan dari Alloh semata. Kemudian bisa mempererat tali silaturahmi dan memberikan kebahagian kakinya. Semoga Bermanfaat. 

Share this:

1 komentar :

 
Copyright © ridhatillah.com. Designed by OddThemes Sponsored by www.ulamaku.com