Tips Memilih Partisi Kantor


Setiap perusahaan tentu ingin memberikan yang terbaik bagi karyawannya dalam hal fasilitas penunjang kerja. Salah satu yang umum digunakan adalah penggunaan partisi kantor. Partisi merupakan sebuah pembatas atau sekat yang bertujuan untuk memisahkan ruangan satu dengan ruangan lainnya. Tak hanya sebagai pembatas, partisi juga berfungsi untuk menjaga privasi antar masing-masing karyawan agar bisa bekerja lebih optimal.

Partisi Kantor
Tips Ampuh dalam Memilih Jenis Partisi
Adanya penyekat juga menghindarkan kemungkinan berkas-berkas seperti dokumen, kertas, serta surat penting akan tercecer, bahkan bisa juga bercampur atau tertukar dengan karyawan lainnya. Tentunya hal ini dapat menghambat pekerjaan sekaligus menimbulkan ketidaknyamanan dalam diri karyawan. Ada beberapa jenis partisi yang umum digunakan, seperti partisi bilik, kaca, accordion, dan portable. Perusahaan harus cerdas dalam memilih agar penggunaannya dapat maksimal dan tidak sia-sia. Berikut adalah beberapa tips ampuh dalam memilih:

1. Menghitung Biaya
Tips pertama memilih partisi kantor adalah menghitung biaya. Dalam menghitung pengeluaran, pastikan semua yang ada kaitannya dengan biaya terhitung semua. Misalnya harga pembelian, cantumkan juga tambahan untuk biaya pengiriman, biaya waktu serta kompleksitas jenis partisi, biaya pemasangan, biaya asesoris (misalnya seperti laci, rak, panel stop kontak dan lain-lain) dan juga biaya rekonfigurasi (bertujuan mengkonversi jenis partisi supaya selalu sesuai dengan perkembangan zaman).

2. Mempertimbangkan Rancangan Bisnis Masa Depan
Kesalahan awal dalam memilih partisi kantor dapat merusak fleksibilitas sehingga berdampak pada adanya biaya tambahan untuk memperbaiki lantai serta dinding saat tiba masanya pindah. Untuk menghindari hal tersebut. Pastikan terlebih dahulu apakah akan ada rencana untuk pindah, memperluas, atau reorganisasi. Selain itu, pertimbangan akan adanya kemungkinan perubahan dalam struktur organisasi serta operasional juga perlu dipikirkan. Karena hal ini dapat mengubah tata letak partisi. Jika kemungkinan itu terjadi maka pastikan jenis yang dipilih mudah untuk diperluas atau disusun kembali.

3. Tentukan Konsep Desain
Tips selanjutnya adalah membuat konsep atau gambaran desain mengenai partisi yang akan dibuat. Dapat dilakukan dengan melakukan pengukuran pada ruangan yang akan dipasangi partisi. Apabila ruangan yang ingin dipasangi kecil, maka konsep desain minimalis sangat cocok untuk dijadikan pertimbangan. Hal ini bertujuan agar mendapatkan hasil maksimal demi kenyamanan karyawan. Selanjutnya adalah memastikan konsep tersebut dapat membuat ruangan jadi semakin tertata rapi. Jika tidak maka alangkah lebih baiknya untuk mencari desain lain agar pemasangan partisi tidak menjadi satu hal yang sia-sia. Usahakan jenis partisi kantor yang dipilih fleksibel, berdesain modular, komponen yang bias dipindah serta ketentuan guna mengakomodir berbagai macam permukaan laci, kerja, rak serta asesoris lainnya dapat menjadi pilihan yang tepat. Hindari konsep desain partisi yang hanya dirancang untuk satu tugas atau satu proses.

4.  Memilih Penyedia Yang Tepat
Langkah terakhir yang dilakukan adalah memilih perusahaan atau mitra penyedia partisi yang tepat. Apabila perusahaan beroperasi di beberapa lokasi, maka pastikan perusahaan penyedia partisi  bias melayani serta menjangkau semua lokasi perusahaan. Ada baiknya untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu terkait dengan layanan dukungan pasca penjualan, misalnya biaya instalasi dan pengiriman, dan desain serta tata letak. Silahkan kunjungi arkadiafurniture.co.id untuk pemesanan partisi yang sesuai dengan keinginan Anda.

Demikian 4 tips memilih partisi kantor. Pastikan memilih jenis partisi yang sesuai dengan kebutuhan karyawan dengan bijak untuk menghemat ruang serta biaya operasional sehingga penggunaannya dapat maksimal dan bermanfaat.

Share this:

Post a Comment

 
Copyright © ridhatillah.com. Designed by OddThemes Sponsored by www.ulamaku.com